Lebih Dekat dengan Universitas Sebelas Maret
Halo semua!
Perkenalkan nama saya Cahya Intan Ayuningsekar atau yang biasa dipanggil dengan Intan. Saya merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas sedikit mengenai tempat saya menempuh program S1 Ilmu Hukum.
Universitas Sebelas Maret, atau yang biasa disebut masyarakat sebagai UNS, merupakan salah satu universitas negeri terkemuka di Indonesia yang berada di Kota Surakarta. Universitas ini diresmikan pada tanggal 11 Maret 1976 setelah melewati berbagai peristiwa yang sempat menggagalkan upaya Pemerintah Surakarta untuk mendirikan universitas negeri sendiri. Sejarah UNS yang lebih lengkap dapat diakses melalui https://uns.ac.id/id/tentang-uns/sejarah-uns.
Universitas yang terletak di Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta ini memiliki 11 Fakultas dan 1 Pascasarjana yang menampung 33.282 mahasiswa dari berbagai latar belakang. UNS tidak hanya aktif membagikan berita dan cerita melalui laman web resminya saja, tetapi juga aktif di media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan berbagai platform media sosial sebagai sarana pembangun komunikasi dengan mahasiswa. Profil lengkap UNS dapat dilihat melalui https://uns.ac.id/id/tentang-uns/profil-universitas.
Seperti yang sudah dicantumkan, UNS memiliki 11 Fakultas dan 1 Pascasarjana. Kesebelas fakultas dan satu pascasarjana ini merupakan sebuah komitmen UNS untuk memberikan pelayanan dan komunitas akademik yang menerima putra dan putri bangsa dari berbagai daerah. Bagi kalian yang masih ragu ataupun bimbang dalam menentukan fakultas yang akan kalian pilih sebagai "pos" selanjutnya dalam menempuh pendidikan, kalian dapat mengakses https://uns.ac.id/id/fakultas-dan-pascasarjana untuk mendapatkan sedikit gambaran mengenai tiap fakultas yang ada di UNS.
Sebagai salah satu universitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, UNS mewujudkannya dengan membangun rumah ibadah bagi tiap agama yang dianut oleh mahasiswanya. Rumah ibadah tersebut antara lain: Masjid Nurul Huda bagi pemeluk agama Islam, Gereja Kampus bagi pemeluk Kristen maupun Katolik, Pura Bhuana Agung Saraswati UNS bagi pemeluk agama Hindu, Vihara Bodhisasana bagi pemeluk agama Budha, dan Klenteng Sinar Kebajikan atau Ming De Miao bagi pemeluk agama Konghucu. Rumah ibadah tersebut dibangun di kawasan Universitas Sebelas Maret dan jarak antarrumah ibadah saling berdekatan. Sehingga, kawasan rumah ibadah ini disebut dengan Kawasan Pancasila (https://uns.ac.id/id/fasilitas-kampus/tempat-ibadah). Pembangunan rumah ibadah dengan jarak yang saling berdekatan ini diharapkan mampu meningkatkan toleransi antarumat beragama dan menjunjung tinggi nilai keberagaman dalam kehidupan beragama.
Sebagai salah satu destinasi untuk melanjutkan pendidikan, biaya hidup di Solo tergolong terjangkau dibandingkan kota-kota lain yang sering menjadi favorit untuk melanjutkan pendidikan. Rata-rata pengeluaran untuk mahasiswa UNS per bulannya hanya menyentuh angka Rp 700.000 (tergantung gaya hidup mahasiswa masing-masing). Harga makanan di sekitaran kampus UNS pun sudah menyelamatkan dompet mahasiswa, sebagai contoh, dengan satu lembar uang Rp 5.000, satu orang sudah mendapatkan nasi sayur dengan es teh sebagai pelengkapnya. Kenyang? Tentu saja. Biaya kos/tempat tinggal sementara pun terjangkau, mengikuti fasilitas yang dimilikinya. Gambaran mengenai biaya hidup di Solo dapat kalian askes di https://uns.ac.id/id/kehidupan-kampus/akomodasi.
Sekian artikel saya mengenai UNS dan sekitarnya. Apabila ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar di bawah.
UNS BISA!

Komentar
Posting Komentar